Artikel Macam - macam Gaya Renang
Assalammualaikum semuanya , hari
ini saya akan membahas tentang renang .Pasti semuanya sudah familiar kan ya
dengan renang . Yup renang sering dilakukan pada olahraga di sekolah atau dalam
aktivitas di waktu senggang . Untuk lebih lengkapnya berenang adalah
gerakan sewaktu bergerak di air, dan biasanya tanpa perlengkapan buatan.
Kegiatan ini dapat dimanfaatkan untuk rekreasi dan olahraga. Berenang dipakai
sewaktu bergerak dari satu tempat ke tempat lainnya di air, mencari ikan,
mandi, atau melakukan olahraga air.
Macam-Macam Gaya
Renang
A. Gaya Dada
Gaya renang katak atau gaya renang dada adalah posisi
renang dengan mengandalkan dada sebagai tumpuan badan ketika berenang. Gaya
renang ini umumnya digunakan untuk para perenang yang melakukan renang sebagai
rekreasi. Walaupun sama – sama mengandalkan dada dalam berenang,
namun gaya katak tidak sama dengan gaya bebas.
Dalam renang gaya katak, badan perenang tidak perlu berotasi (miring) ke
kanan dan ke kiri. Badan perenang dalam posisi gaya katak akan selalu
dalam keadaan yang tetap atau sama. Hal ini dikarenakan dalam gaya katak,
tangan perenang tidak digerakan secara memutar, tapi cukup digerakan ke depan
seolah – olah perenang ingin membelah air. Gaya katak atau disebut juga dengan chest
stroke meruapakan gaya yang mudah dan cepat, namun jika dibandingkan
dengan gaya renang lainnya, gaya katak merupakan gaya yang paling lemah jika
dilihat dari kecepatan yang dihasilkan. Sehingga gaya katak lebih cocok
dan lebih banyak digunakan dalam renang yang hanya bersifat rekreasi bukan
dalam pertandingan.
- Teknik Renang Gaya Dada
Posisi awal untuk belajar gaya katak adalah :
- pegangan pada sisi kolam renang kemudian gerakan kaki seperti katak sedang berenang, tekuk lutut, tendang ke belakang,
- lalu rapatkan dan tekuk kembali. lakukan gerakan tersebut hingga terbiasa.
Untuk gerakan tangan dalam berenang :
- letakan tangan lurus ke depan di atas kepala dengan posisi telapak tangan saling menempel.
- tarik tangan ke samping (kanan dan kiri) hingga selebar bahu.
- kembalikan tangan ke posisi awal dan ulangi lagi posisi di atas.
Untuk pengambilan napas,
perenang bisa mengambil napas saat menggerakan tangan ke samping, angkat kepala
dan ambil napas.
B.
Gaya Bebas
Kedua tangan bergerak mengayuh secara
bergantian, kaki diayun naik turun secara bergantian.
- Teknik Renang Gaya Bebas
Gerakan Tangan
pada Renang Gaya Bebas
- Tangan lurus ke depan dengan jarak yang berdekatan namun tidak saling menempel.
- Tarik tangan kiri ke bwah hingga berada di
belakang, samping pinggang.
- Angkat tangan ke atas permukaan air dan ayunkan ke depan, ketika tangan berada di atas tekuk siku sedikit (saat berada di dekat telinga).
- Pada tangan kiri berada di atas, secara
bersamaan tarik tangan kanan ke bawah, gerakan tangan kanan seperti gerakan tangan
kiri sebelumnya.
- Lakukan gerakan di atas secara bergantian dan ulangi terus.
Gerakan Kaki pada Renang Gaya Bebas
- Kaki lurus dengan jarak yang berdekatan namun tidak saling menempel.
- Gerakan kaki ke atas – bawah secara bergantian
antara kaki kanan dan kiri.
- Latihan ini bisa dilakukan di pinggir kolam renang.
Cara Mengambil Napas pada Renang Gaya
Bebas
- Ambil napas ketika kepala miring ke kiri atau ke kanan, saat kepala berada di atas permukaan air.
- Saat kepala berada dalam air keluarkan udara melalui hidung secara perlahan.
- Untuk menghasilkan kecepatan yang maksimal, perenang harus sesedikit mungkin mengambil napas.
- Pengambilan napas bisa dilakukan setiap dua kayuhan tangan atau tiga kayuhan tangan.
Hal yang perlu
diperhatikan dalam renang gaya bebas
- Posisi tubuh harus sejajar dan sedatar mungkin selama berenang dalam gaya bebas.
- Tubuh harus berputar (oleng ke kanan – kiri) pada garias pusat tubuh atau rotasi.
- Hindari gerakan yang bisa membuat tubuh meliuk – liuk atau naik – turun.
- Kaki harus selalu digerakan walaupun saat perenang mengambil napas.
- Tangan kanan – kiri harus selalau bergerak secara bergantian tanpa jeda.
C.
Gaya Punggung
Berbeda dengan posisi pada umumnya, karena posisi tubuh terlentang
atau seperti orang tidur. Mata hanya dapat melihat ke atas. Tangan mengayuh
secara bergantian dan kaki mengayun naik turun bergantian. Gerakan renang gaya
punggung hampir sama dengan renang gaya bebas, hanya berbeda posisi tubuh yang
terbalik,
- Teknik Renang Gaya Punggung
Gerakan Tangan
Pada Renang Gaya Punggung
- Posisi awal tangan lurus di atas kepala perenang.
- Ayunkan tangan ke belakang, dekat dengan pinggang.
- Angkat tangan ke permukaan air hingga kembali ke posisi awal.
- Lakukan hal yang sama dengan tangan yang satu dan lakukan secara bergantian.
- Ketika akan memasukan tangan ke dalam air, usahakan telapak tangan yang masuk ke dalam air terlebih dahulu, hal ini ditujukan untuk memperkecil tekanan dari air.
Gerakan Kaki
Pada Renang Gaya Punggung
- Posisi kaki tidak terlalu dekat dengan permukaan air, posisi kaki sebaiknya agak masuk ke dalam kolam agar kecepatan yang dihasilkan maksimal dan juga memudahkan kepala untuk tetap berada di atas permukaan air.
- Posisi kedua kaki berdekatan antara kaki yang satu dengan kaki yang lain.
- Posisi telapak kaki agak diluruskan hingga menjadi lurus, sejajar dengan tulang kaki.
- Kaki digerakan naik – turun secara bergantian (kaki kanan – kaki kiri).
- Kaki digerakan cukup cepat agar arah renang tetap lurus ke depan.
- Gerakan kaki harus konstan, tidak bisa berhenti sejenak agar arah renang tidak berbelok atau melenceng.
Untuk gaya ini
perenang tidak mengalami kesulitan dalam mengambil napas karena kepala
menghadap ke atas, sehingga memungkinkan perenang untuk mengambil napas kapan
pun diperlukan. Kendala dalam gaya punggung adalah perenang tidak
bisa melihat garis finish, untuk mengetahui apakah perenang sudah dekat
garis finish atau belum bisa dihitung dengan langkah atau ayunan kaki.
D.
Gaya Kupu Kupu
Dikenal dengan gerakannya yang cantik, gaya kupu-kupu termasuk
salah satu gaya yang cukup sulit untuk dipelajari. Gerakan tangan berayun ke
depan secara bersamaan, kaki menendang ke belakang seperti lumba-lumba. Gaya kupu
– kupu atau buttrefly stroke merupakan salah satu
gaya renang yang paling sulit untuk dipelajari dibanding gaya renang
lainnya. Hal ini dikarenan perenang memerlukan waktu yang lebih lama untuk bisa
mengkoordinasi gerakan kaki dan tangan pada gaya kupu – kupu. Namun posisi
dari gaya renang satu ini hampir sama dengan gaya renang bebas dan gaya renang
katak atau dada, yaitu mengandalkan dada sebagai dasar untuk berenang. Selain merupakan gaya yang paling sulit untuk
dipelajari, gaya kupu – kupu juga memerlukan kekuatan yang lebih besar dari
perenang. Kelebihan dari gaya renang yang satu ini adalah perenang bisa
berenang lebih cepat, melebihi kecepatan yang dihasilkan oleh gaya bebas. Gaya
renang kupu – kupu sendiri merupakan gaya renang baru dalam dunia pertandingan
renang, gaya ini pertama kali digunakan perenang dalam lomba renang pada tahun
1933.
- Teknik Renang Gaya Kupu – Kupu
Gerakan tangan
- tangan berada di kepala, lurus, berdekatan tapi tidak perlu menempel antara satu tangan dengan tangan lainnya.
- tarik tangan ke arah bawah dilanjutkan hingga tangan berada dibelakang (hingga di samping pinggang).
- angkat tangan dari air hingga berada dipermukaan air dan ayunkan kembali ke depan hingga kembali ke posisi awal.
Gerakan kaki
- posisi awal kaki adalah kaki lurus, lutut tidak boleh ditekuk dengan telapak kaki agak rapat.
- gerakan kaki secara bersamaan ke atas hingga
keluar permukaan air.
- jatuhkan kaki hingga mendapat dorongan ke depan, pinggang mendapat dorongan ke atas.
- kembali ke posisi awal dan ulangi kembali gerakan di atas.
Mengambil napas bisa
dilakukan ketika kepala terangkat ke atas permukaan air, ketika tangan berada
dalam air. Peluang kepala untuk bebas dari air sangat cepat sehingga harus
dimanfaatkan dengan baik untuk mengambil napas.
Nomor-Nomor yang
Diperlombakan dalam Cabang Olah Raga Renang
Perlombaan
renang terdiri dari nomor-nomor perlombaan menurut jarak tempuh, jenis kelamin,
dan empat gaya renang (gaya bebas, gaya kupu-kupu, gaya punggung, dan gaya
dada). Nomor-nomor renang putra dan putri yang diperlombakan
dalam Olimpiade:
- Gaya bebas: 50 m, 100 m, 200 m,
400 m, 800 m (putri), 1500 m (putra)
- Gaya kupu-kupu: 100 m, 200 m
- Gaya punggung: 100 m, 200 m
- Gaya dada: 100 m, 200 m.
- Gaya ganti perorangan: 200 m
dan 400 m
- Gaya ganti estafet: 4 x 100 m
- Gaya bebas estafet: 4 x 100 m,
4 x 200 m
- Marathon 10 km.
Federasi Renang
Internasional mengakui rekor dunia putra/putri untuk nomor-nomor renang:
- Gaya bebas: 50 m, 100 m, 200 m,
400 m, 800 m, 1500 m
- Gaya punggung: 50 m, 100 m, 200
m
- Gaya dada: 50 m, 100 m, 200 m
- Gaya kupu-kupu: 50 m, 100 m,
200 m
- Gaya ganti perorangan: 100 m
(hanya lintasan pendek), 200 m, 400 m
- Gaya bebas estafet: 4×100 m,
4×200 m
- Gaya ganti estafet: 4×100
m.
Pada
nomor gaya ganti perorangan, seorang perenang memakai keempat gaya secara
bergantian untuk satu putaran, dengan urutan: gaya kupu-kupu, gaya punggung,
gaya dada, dan gaya bebas. Pada nomor renang gaya ganti perorangan 100 m,
perlombaan diadakan di kolam renang lintasan pendek 25 m.
Pada
nomor 4 x 100 m gaya ganti estafet, satu regu diwakili empat orang perenang
yang masing-masing berenang 100 m. Perenang pertama memulai dengan renang gaya
punggung, dilanjutkan perenang gaya dada, perenang gaya kupu-kupu, dan diakhiri
oleh perenang gaya bebas.
Untuk ukuran kolam renang yang sering digunakan internasional
adalah sebagai berikut:
Lebar : 25 m
Panjang : 50 m
Kedalaman : 2 m (minimum)
Suhu air : 25° C sampai 28° C
Pencahayaan: >1500 lumen
Garis lebar : 2,5 m
tracks : 8
Panjang : 50 m
Kedalaman : 2 m (minimum)
Suhu air : 25° C sampai 28° C
Pencahayaan: >1500 lumen
Garis lebar : 2,5 m
tracks : 8
Sudah jelas tertulis untuk kedalaman kolam renang internasional sekitar dua meter minimum, semoga informasi ukuran kolam renang standar internasional dapat melengkapi informasi yang sebelumnya.
Demikian artikel renangnya kawan semoga bisa bermanfaat . Terimakasih
Wassalam
Comments
Post a Comment